Borley Rectory menjadi terkenal karena setahun setelah dibangun, mulai sering terjadi penampakan aneh yang dialami oleh para anggota keluarga yang menjadi pengurus dari Borley Church. Mulai dari penampakan biarawati secara samar dan menghilang ketika didekati. Lalu ada juga penampakan mengenai kereta yang ditarik oleh kuda tanpa kepala.
Kepemilikan rumah hantu ini seringkali berpindah tangan karena kematian dari para pemilik terdahulu. Pada tahun 1935, kejadian mencekam ini kembali terulang mulai dari bel yang berdering sendiri, kaca jendela yang pecah tiba-tiba, botol beterbangan, tulisan di dinding, hingga kejadian saat putri angkat dari pemilik saat itu terkunci di ruangan tanpa pintu.
Sempat diadakan sebuah penyidikan besar-besaran yang melibatkan puluhan orang "pengamat". Dari hasil penelitian ditemukan bahwa rumah ini memang berhantu karena adanya kontak dengan dua roh gentayangan yang mengenalkan diri sebagai korban pembunuhan.
Roh kedua yang mengaku sebagai Sunex Amures, mengatakan akan membakar rumah tersebut pada jam 9 malam tepat pada tanggal 27 Maret 1938 dan semua bukti akan terbongkar. Pada tahun 1939, pada tanggal 27 Maret, sedikit meleset dari ancaman arwah Amures, Borley Rectory terbakar karena kesalahan pemilik yang ceroboh dalam membongkar barang dan menjatuhkan lampu minyak di lorong.
Setelah terbakar habis, Borley Rectory menyisakan dua tulang-belulang wanita muda yang diduga korban pembunuhan pada masa lampau. Tulang tersebut dimakamkan secara Kristiani di tempat pemakaman Liston dan setelah itu, cerita hantu Borley Rectory seperti tamat dan tidak pernah terdengar lagi.

No comments